- Tentang
- Program
- Kehidupan Kampus
- Layanan Karier
- Pendaftaran
- Berita & Acara
- Alumni
NamaCarlos
NegaraAS / MEKSIKO
Carlos berasal dari Amerika Serikat, tetapi ia juga memiliki darah Meksiko. Ia meyakini bahwa kedua latar belakang budaya tersebut telah memainkan peran penting dalam menumbuhkan minatnya terhadap kuliner.
Apa yang membuat Anda tertarik pada seni kuliner?
Awalnya saya kuliah di University of Southern California, mengambil jurusan arsitektur. Namun, pada akhirnya saya menyadari bahwa saya tidak ingin menekuni jalur karier tersebut. Oleh karena itu, saya mengikuti kata hati dan datang ke Swiss untuk mengembangkan minat saya di bidang seni kuliner
Di mana kamu magang, dan bagaimana pengalamanmu secara keseluruhan?
Untuk magang kedua saya, saya pergi ke Barcelona, di mana saya bekerja di sebuah restoran bergengsi berbintang dua Michelin bernama Cinc Sentits. Awalnya cukup berat, karena saya tidak langsung bisa beradaptasi dengan standar restoran berbintang dua Michelin. Untungnya, rekan-rekan kerja saya membimbing saya dengan baik. Mereka melatih saya dengan baik, yang secara signifikan mengasah keterampilan saya dalam bidang fine dining dan meningkatkan rasa percaya diri saya. Oleh karena itu, pengalaman secara keseluruhan sebagian besar baik karena, terlepas dari tantangan yang menegangkan yang saya hadapi, saya memperoleh pengalaman yang berharga.
Bagaimana dengan tugas-tugasnya? Adakah tugas yang paling kamu sukai?
Di dapur, saya bergiliran bertugas di semua bagian dan mendapatkan pengalaman langsung di masing-masing bagian tersebut. Saya membantu Chef de Partie bagian daging dalam menyiapkan Trinchat, hidangan khas Catalan yang terbuat dari kubis, guanciale (daging asap dari pipi babi), kentang, dan bawang putih. Saya juga membantu bagian ikan dalam memanen landak laut setiap hari serta mengupas cangkang lobster, yang merupakan tugas-tugas rumit yang membutuhkan banyak waktu.
Di bagian amuse bouche yang diberi nama Picas, saya mempelajari dan membuat spherification, berdasarkan konsep memasak dari El Bulli. (Spherification adalah teknik masakan molekuler modern yang melibatkan pembuatan bola-bola semi-padat dengan selaput tipis yang diisi cairan. Hasilnya adalah efek rasa yang meledak di mulut.)
Setelah menguasai tugas tersebut, saya pindah ke area Passè (area di depan barisan dapur tempat pesanan ditempatkan agar dapat diambil oleh pelayan). Akhirnya, saya ditugaskan untuk menyajikan hidangan sebelum disajikan. Area ini umumnya cukup menegangkan karena banyak piring yang harus disajikan secara bersamaan. Oleh karena itu, saya harus mengatur waktu dengan baik dan menjadi lebih efisien. Saya menganggap bagian penyajian hidangan sebagai pengalaman terbaik dibandingkan tugas-tugas lainnya karena saya belajar cara bekerja di bawah tekanan, mengatur waktu, menyajikan banyak hidangan secara bersamaan, dan menjadi lebih efisien dalam membantu.
Secara keseluruhan, saya memperoleh banyak pengalaman, dan proses belajarnya sangat bermanfaat serta menyenangkan.
Apakah Anda pernah menghadapi tantangan yang cukup berat, dan jika ya, bagaimana Anda mengatasinya?
Mendapatkan rasa hormat dari rekan-rekan kerja adalah tantangan terberat. Rekan-rekan saya telah menjalani pelatihan di tempat-tempat ternama dan bergengsi, sedangkan saya secara teknis masih berstatus siswa sekolah kuliner, sehingga butuh waktu cukup lama bagi saya untuk mendapatkan kepercayaan dan rasa hormat mereka. Namun, begitu saya membuktikan kesediaan saya untuk belajar, mereka mulai menerima saya beserta kesalahan-kesalahan yang saya buat, serta mulai membimbing dan mendukung saya. Saya berhasil mendapatkan rasa hormat mereka berkat kerja keras saya. Alhasil, pengalaman saya di dapur pun menjadi semakin menyenangkan dan memuaskan.
Apa rencanamu setelah lulus?
Setelah lulus, saya akan bekerja di Asia karena saya ingin merasakan hidup di sana dan mempelajari lebih dalam tentang budaya serta kuliner Asia guna memperkaya pengetahuan saya dan memperluas peluang karier saya. Setelah pengalaman ini, saya akan menetap di Amerika Serikat, di mana saya akan memulai karier dengan bekerja di dapur-dapur untuk memahami mekanisme dapur Amerika, dan akhirnya, saya akan mengelola restoran fine dining milik saya sendiri di mana masakan Meksiko akan menjadi fokus menu, karena saya sangat yakin hidangan Meksiko memiliki potensi besar untuk disajikan di meja fine dining mana pun dan layak mendapatkan apresiasi serta pengakuan yang lebih besar dalam dunia kuliner.
Bersiaplah untuk bersikap tegar dan jangan pernah menganggap kritik sebagai serangan pribadi. Bekerja bersama orang-orang berpengalaman sering kali berarti mereka tidak akan memperlakukanmu sebaik yang biasa kamu terima di sekolah. Mereka akan bersikap blak-blakan dan sangat menuntut. Tunjukkan kepada mereka semangatmu serta kesediaanmu untuk bekerja dan mengasah keterampilanmu, dan mereka secara otomatis akan menjadi guru dan teman yang hebat yang akan selalu mendukungmu.